Ajak Anak Untuk Bermain dan Belajar Di World Robotic Explorer

Tahukah anda kalau teknologi robot atau automation sudah terdapat dibeberapa tulisan bersejarah seperti 400 SM dipercaya kalau Archytas dari Tarentum dianggap telah berhasil membuat burung merpati mekanis yang digerakan dengan tenaga uap. Kata robot dipopulerkan oleh penulis dari Cekoslovakia bernama Karel Capek pada tahun 1921.

Setelah 1950, computer dan robotic mulai meningkat secara tinggi dalam segi kompleksitas dan jumlah sebagai teknologi yang dibutuhkan untuk membantu dalam segi produksi. Namun sebagai sebuah teknologi yang lebih ketimbang hanya sebagai alat yang digunakan dalam industri, robot semakin dikenal saat film STAR WARS yang disutradari oleh George Lucas ditonton jutaan orang, dimana robot lebih banyak diimplementasikan sebagai teknologi untuk membantu manusia dalam berbagai segi dari navigasi sampai pekerjaan rumah tangga. Dari inspirasi tersebutlah para ilmuan seluruh dunia mulai menerapkan teknologi robot ke sisi lain selain industri yaitu membantu manusia dari segi kesehatan hingga kebutuhan manusia diseluruh dunia.

 

 

Teknologi robot di Indonesia pun mulai dikenal dan kini akan semakin diminati dan dikenal masyarakat melalui wahana edukasi dan bermain dengan nama World Robotic Explorer di Thamrin City. Jully Tjindrawan, MBA, inilah yang menjadi pencetus dan pendiri dari lembaga pendidikan khusus bergerak dalam bidang robotica yang bernama Robotica Explorer (RE) didirikan sejak tahun 2005 dan upayanya untuk memperkenalkan tekonolgi robotic kepada masayarakat khususnya kepada anak-anak.

 

Dengan didirikannya wahana edukasi dan bermain World Robotic Explorer yang memiliki area sebesar 2.800 m2 dengan daya tampung sekitar 255 orang dengan berbagai hal menarik ditawarkan seperti :

1. Creativity Area : Tempat untuk menumpahkan semua ide kreatif yang dimiliki untuk diwujudkan secara konkrit.
2. Workshop : Tempat favorit para pengunjung karena terdapat berbagai macam fasilitas seperti peralatan perakitan robot, modul pembelajaran hingga lemari penyimpanan.
3. Lab : Terbagi menjadi dua yakni lab productions dan lab design dengan fungsi yang berbeda.
4. Trial Room : Tempat para pengunjung melakukan unjuk kebolehan hasil karya ciptaannya.
5. Gallery : Pusat informasi perkembangan robot terkini di dunia dan museum robot Indonesia.
6. E-Learning Center : Tempat untuk melakukan studi literatur dan pustaka mengenai IPTEK dan robotica
7. Robot Shop Room : Tempat berbelanja segala sesuatu hal yang berkaitan dengan robotica.
8. Movie Room : Ruangan khusus dengan kapasitas 46 orang yang menyajikan film-film dan informasi mengenai robotica. Di tempat ini, pengunjung bisa menikmati 10 film animasi robot hasil karya anak bangsa pertama di Indonesia.

 

“Kalau ditanya ide awal mendirikan Robotic Explorer, jujur saja saya juga bingung untuk menjawabnya. Semua itu mengalir begitu saja. Ini berkah dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Jully Tjindrawan, Pendiri Robotic Explorer. “Harapan dengan didirikannya World Robotic Explorer adalah agar dapat tercipta bibit-bibit anak bangsa yang kreatif di seluruh Indonesia dan tentunya menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” tutup Jully.

 

Sumber

Iklan



    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: