Robot Pertama di Kalsel Karya Siswa SD Muhammadiyah

Kalau siswa STM atau SMA bikin robot, mungkin sudah biasa. Tapi kalau siswa kelas empat sekolah dasar mampu membuat robot, ini baru luar biasa. Apalagi untuk anak-anak SD di Kalimantan Selatan. Itulah yang terlihat di SD Muhammadiyah 8 dan 10, dimana enam orang siswanya yang terdiri dari empat siswa kelas lima dan dua siswa kelas empat, mampu membuat robotika (robot dasar) dengan sistem sensor. Keahlian enam siswa ini, merupakan hasil pertukaran pelajar ke SD Muhadiyah 4 Pucang Surabaya, baru-baru tadi. Enam siswa ini belajar robotika selama empat hari di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya.
Hafiz, salah satu siswa pembuat robot mengaku, pertama merakit sangat susah, apalagi ia baru pertama memegang beberapa peralatan, seperti solder listrik. Tapi setelah mencoba beberapa kali, akhirnya ia berhasil dan sekarang sangat mudah untuk membuat satu robotika sensor. Hafiz pun berniat akan mengembangkan beberapa robotika dengan keunggulan yang lebih baik.

 

“Yang susahnya adalah menggunakan solder dan merakit kabel-kabel, sampai pernah kesetrum tangan,” ucapnya.

 

Hal senada juga diungkapkan Ayu, siswi kelas empat ini senang mampu merakit sebuah robotika. Ia pun mengaku akan mendalami ilmu rakitan untuk membuat robot yang lebih komplet. Sehingga ia bisa ikut turnamen robot baik nasional maupun internasional. Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin H Hesly Junianto pun terkagum-kagum, melihat robot hasil buatan anak SD kelas IV tersebut. Pasalnya robot yang dibuat mirip mobil-mobilan ini, mampu berbelok-belok sesuai jalur yang sudah ditentukan.
“Saya sangat bangga, ada siswa sekolah dasar di Banjarmasin yang mampu bikin robot. Ini merupakan robot pertama yang dibuat anak SD di Kalsel. Inovasi seperti ini sangat bagus, terutama dalam pengembangan pendidikan berbasis karakter,” ucapnya saat melihat langsung hasil karya siswa SD Muhamadiyah 8 dan 10, kemarin.

 

Ia bersama dinasnya akan terus mendorong sekolah-sekolah di Banjarmasin, untuk pengembangan inovasi pendidikan. Apalagi ada rencana dari SD Muhammadiyah 8 dan 10 untuk membangun kelas robot. Kelas robot ini bisa dicontoh oleh sekolah-sekolah lain.Ahsanul Fitri SAg MPd Kepala Sekolah Muhamadiyah 10 menjelaskan, dengan kemampuan anak didiknya ini, pihaknya akan membangun kelas robot yang bekerjasama dengan Poliban Banjarmasin.
“Kelas robot ini akan menampung siswa yang ingin terampil dalam membuat robot. Ini juga untuk menampung minat dan bakat siswa. Rencananya kami tidak hanya membuat robotika sensor, tapi juga robotika yang mampu mendeteksi rasa. Sehingga bisa dipakai untuk mendeteksi adanya narkoba atau sabu-sabu,” harapnya. Tak hanya itu, pihaknya juga akan mengikut sertakan siswa-siswa kelas robot di turnamen robot, baik nasional dan internasional. Ini akan dimulai tahun depan, dengan mengikut sertakan anak-anak yang sudah mampu membuat robot di turnamen robot nasional.

 

Sumber : 

http://www.radarbanjarmasin.co.id/index.php/berita/detail/Utama/24425

Iklan



    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: