5 Medali Emas Indonesia (Robogames 2012)

Robot itu identik dengan Jepang. Namun, pernahkah Anda mengira bahwa ada sekelompok anak Indonesia yang mampu membuat robot seperti di Jepang itu? Itulah yang dilakukan oleh anak-anak dari Universitas Komputer Indonesia (Unikom) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pada 20-22 April kemarin, tim robot Indonesia yang berasal dari Unikom dan UGM berhasil membawa pulang 5 medali emas dan 1 medali perak dalam ajang Robo Games 2012 di Amerika Serikat (AS). Kompetisi robot internasional yang berlangsung di San Mateo, California, itu diikuti oleh 238 tim yang berasal dari 16 negara di dunia, melibatkan 1.039 orang pembuat robot, dan 682 robot hasil kreasi mereka. Dan, tim asal Indonesia menjadi salah satu yang terbaik.

Tim robot asal UGM berhasil meraih 2 medali emas dan 1 medali perak, dari tiga kategori. Satu emas diraih Robot Iron Fire dari kategori fire fighting, yaitu robot yang mampu memadamkan lilin. Emas berikutnya dipersembahkan oleh Robot iSrobot Stand Balancing dari kategori stand balancing, yakni robot keseimbangan dua roda. Sementara medali terakhir, yaitu perak, diperoleh dari kategori halang rintang atau walker challenge dengan robot mereka, I-Kinematic.

Sementara tim robot Unikom lebih unggul dengan mengantongi 3 medali emas dari tiga kategori, yaitu shooting gallery dengan robotnya DU116SGR-V12, Walker Challenge melalui DU116 Walker-V12, dan Ribbon Climber dengan DU112 SE-V12-nya.

Unikom telah mengikuti ajang kompetisi internasional ini sejak tahun 2009 silam. Namun, untuk tahun ini, prestasi tim robot Unikom sangat menggembirakan. Sebab, mereka berhasil mengantongi medali emas lebih banyak dibanding tahun lalu. Mereka berharap, kemenangan kali ini dapat menjadi modal berharga untuk pengembangan ilmu robotika di perguruan tinggi itu.

Dalam kompetisi robot bergengsi ini, terdapat 59 kategori yang dipertandingkan, seperti kungfu, halang rintang, humanoid, sepak bola, sumo, hingga pertarungan. Semua robot yang dipertandingkan dalam ajang ini dibuat dengan bahan dan komponen yang berasal dari dalam negeri.“Dana yang dikeluarkan pun bervariasi, mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 40 juta,” jelas tim robot UGM.

Dari 16 negara yang bertanding, Indonesia berhasil menduduki peringkat ke 6, di bawah Brazil dan di atas Taiwan, Inggris, Hongkong, dan Australia. Ini juga merupakan sebuah prestasi yang membanggakan, karena Indonesia naik dua peringkat dari tahun sebelumnya.

Pencapaian Indonesia di ajang internasional seperti ini membuktikan kepada dunia bahwa pemuda dan pemudi Indonesia juga mampu berkarya, dan tidak kalah bersaing di dunia internasional. Maju terus, Indonesia!

 

Sumber : 

http://www.mizan.com/index.php?fuseaction=news_det&id=538

Iklan



    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: